JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai
Demokrat Ramadhan Pohan meminta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
untuk tidak "menggoreng" isu pencapresan Gubernur DKI Jakarta Joko
Widodo alias Jokowi. Pasalnya, Jokowi saat ini belum dideklarasikan secara
resmi oleh PDI-P.
"PDI-P jangan menggoreng-goreng isu Pak Jokowi. Kalau
PDIP sudah resmi deklarasikan Jokowi sebagai capres baru kita tanggapi,"
kata Ramadhan dalam diskusi Komitmen Indonesia Terhadap Palestina di Kantor DPP
Partai Demokrat di Jakarta, Senin (3/3/2014).
Ramadhan mengatakan, berbagai deklarasi Jokowi sebagai
capres baru dilakukan oleh para relawannya saja. Sikap PDI-P nantinya, menurut
dia, belum tentu akan sama dengan sikap para relawan.
"Sekarang kan masih belum jelas, itu cuman relawan.
Jadi itu biar urusan PDIP saja kenapa ada deklarasi capres kadernya di luar
PDIP, dan belum tentu PDIP bersikap sama kan," kata dia.
Oleh karena itu, menurut Ramadhan, partainya tidak akan
menanggapi pendeklarasian Jokowi yang sudah dilakukan oleh para relawannya.
Jika nantinya PDI-P sendiri yang mendeklarasikan, maka barulah pihaknya akan
menanggapinya secara serius.
Anggota Komisi I DPR itu menambahkan, sama halnya seperti di
Demokrat yang sedang melakukan konvensi capres, PDIP juga saat ini masih
menggodok pilihan sebelum menetapkan bakal capres yang akan diusung.
"Di Demokrat kita lagi konvensi juga, itu bagian dari
pematangan untuk siapa capres kita. Nah, sama kan dengan PDIP hingga saat ini
belum umumkan siapa capresnya, kita juga," pungkasnya.


2:04 AM
Unknown

0 comments:
Post a Comment